Metro, Lampung - Rabo, 20 November 2019, waktu menunjukkan pukul 06.30 Wib., sinar rona merah dan oranye dari Matahari yang terbit dari timur. Aktifitas mulai bergeliat yang memunculkan kehidupan. Aktifitas yang bahkan sudah terlihat sebelum fajar menyingsing dibeberapa sudut bagian, mulai dari mencari rizki sampai menuntut ilmu. Pakaian safari, baju stelan berjas dan berdasi. Seragam putih - merah, seragam putih - biru, seragam putih - abu abu. Semuanya berseliweran di jalan beraspal pada pagi hari.
Keceriaan yang nampak di raut wajah siswa/i SMPMu Ahmad Dahlan ketika memasuki gerbang sekolah. Semangat terlihat dalam setiap langkah dari rumah menuju sekolah yang menapak. Ridho orang tua menyertai dalam salam dan salim saat turun dari kendaraan yang menghantarkan. Awal yang positif saat memulai aktifitas di pagi hari. Begitu pun, siswa/i kelas IX (sembilan) yang berbaris rapih menyambut di pintu masuk sekolah. Praktek dan contoh langsung untuk teman-teman sebaya, serta kepada adik-adik kelas. Menteladankan dan mewariskan hal yang baik, untuk terus dihidupkan dan dijaga.
Sudah tentu para siswa/i ini harus datang lebih pagi sebelum yang lain datang. Terkadang harus mengakhirkan sarapan pagi di sekolah, diserbu banyak pertanyaan orang tua atau menahan kantuk di jalan sebab harus berangkat lebih pagi dari yang lainnya. Itu tidak menjadi soal demi sebuah tanggung jawab. Para siswa/i sadar akan sebuah nilai keteladanan akhlak langsung yang bukan hanya pada teori. Terlihat mudah, sepele, atau bahkan kecil tetapi memerlukan kesinambungan.
"Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya. Dan muka mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak (pula) kehinaan. Mereka itulah penghuni surga, mereka kekal di dalamnya." (Yûnus 10: 26).






